Spesifikasi Server UNBK- Sejumlah sekolah telah melaksanakan Persiapan Pelaksaan UNBK Tahun
Pelajaran 2018 demi pendalaman pelajaran bagi anak didik, try out,
menetapkan perangkat dan lain sebagainya untuk menyukseskan pengerjaan
UNBK Tahun 2018. UNBK 2018 yaitu Ujian Nasional untuk murid tingkat
SLTP/SLTA via jaringan komputer tahun pelajaran 2018/2019. Ujian via
sarana jaringan computer disebut juga Ujian Online relatif lebih baik
dari ujian normal, prosesnya lebih kencang ketimbang melaksanakan ujian
dengan sistem manual di kertas, cukup klik, tanpa pensil, tanpa kertas,
dan tanpa pengawas ujian karena metode ujian online bekerja otomatis
mangkoreksi ujian segera saat itu juga dan memperlihatkan nilai siswa
yang didapatkan tergantung dari settingan ujian yang dilegalkan.
Bagi bagian teknisi di organisasi sekolah yang telah terbiasa mengerjakan ujian online, tentu hal ini telah dianggap lumrah, tetapi bagi sekolah-sekolah yang perdana ditunjuk oleh dinas pendidikan untuk melaksanakan ujian online pada Tahun 2018, bagian teknisi baru mungkin akan sedikit terkejut, linglung, dengan apa saja yang patut dipersiapkan untuk mengerjakan ujian online tahun pembelajaran 2018/2019.
Persiapan Teknis UNBK Tahun Pelajaran 2018
Tulisan ini dikhusukan bagi bagian teknisi, jadi kita tak akan mengulas perihal persiapan diluar hal teknis, berikut ini yakni apa saja yang semestinya dipersiapkan untuk mengadakan UNBK Tahun Ajaran 2018:
Server
Untuk memudahkan dalam cara kerja UNBK diperlukan server yang cocok dengan spesifikasi kebutuhan minimum berdasarkan standar pustekkom kemdikbud bahwa sekolah harus mempersiapkan sarana komputer dengan spek server minimal sebagai berikut:
Desktop /PC Tower (bukan laptop)
Processor 4 core dan clock rate paling minimal 1.6 GHz (64 bit)
memory ram GB, DDR 3
Harddisk Free Space: 80 GB
Operating System (64 bit): Windows /Linux
Kartu Lan (NIC) 2 unit Ethernet Gigabit speed bukan yang 10/100 Mbit/s
UPS yang sehat dan bertahan 15 menit ketika listrik PLN mati
Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server paling banyak untuk 40 client)
Workstation
Workstation / Client berupa boleh PC atau Laptop
Monitor paling minimal 11 inci
Processor minimal dualcore
memory ram paling rendah GigaByte
Operating System 32 bit: Windows / Linux
Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox/Xambro
Hardisk free space 10 GigaByte
Ethernet 1 Port, 10/100 Mb/s
Total client mengikuti rasio 1:3 (1 client maksimal untuk 3 peserta ujian)
Headset (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
Cadangan paling rendah 10%.
Internet dan Topologi
Koneksi inet dengan kecepatan paling rendah 1 Mbps
Jaringan LAN sudah ada dengan memakai Switch Hub 10/100/1000 Mb/s dengan kuantitas port sesuai dengan total komputer pada setiap server.
Masing-masing server wajib memiliki switch sendiri (tidak dicampur dengan server lainnya).
Semoga review ini bisa bermanfaat bagi kita semua terutama dalam penyelenggaraan ujian UNBK Tahun Pelajaran 2018.
Bagi bagian teknisi di organisasi sekolah yang telah terbiasa mengerjakan ujian online, tentu hal ini telah dianggap lumrah, tetapi bagi sekolah-sekolah yang perdana ditunjuk oleh dinas pendidikan untuk melaksanakan ujian online pada Tahun 2018, bagian teknisi baru mungkin akan sedikit terkejut, linglung, dengan apa saja yang patut dipersiapkan untuk mengerjakan ujian online tahun pembelajaran 2018/2019.
Persiapan Teknis UNBK Tahun Pelajaran 2018
Tulisan ini dikhusukan bagi bagian teknisi, jadi kita tak akan mengulas perihal persiapan diluar hal teknis, berikut ini yakni apa saja yang semestinya dipersiapkan untuk mengadakan UNBK Tahun Ajaran 2018:
Server
Untuk memudahkan dalam cara kerja UNBK diperlukan server yang cocok dengan spesifikasi kebutuhan minimum berdasarkan standar pustekkom kemdikbud bahwa sekolah harus mempersiapkan sarana komputer dengan spek server minimal sebagai berikut:
Desktop /PC Tower (bukan laptop)
Processor 4 core dan clock rate paling minimal 1.6 GHz (64 bit)
memory ram GB, DDR 3
Harddisk Free Space: 80 GB
Operating System (64 bit): Windows /Linux
Kartu Lan (NIC) 2 unit Ethernet Gigabit speed bukan yang 10/100 Mbit/s
UPS yang sehat dan bertahan 15 menit ketika listrik PLN mati
Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server paling banyak untuk 40 client)
Workstation
Workstation / Client berupa boleh PC atau Laptop
Monitor paling minimal 11 inci
Processor minimal dualcore
memory ram paling rendah GigaByte
Operating System 32 bit: Windows / Linux
Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox/Xambro
Hardisk free space 10 GigaByte
Ethernet 1 Port, 10/100 Mb/s
Total client mengikuti rasio 1:3 (1 client maksimal untuk 3 peserta ujian)
Headset (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
Cadangan paling rendah 10%.
Internet dan Topologi
Koneksi inet dengan kecepatan paling rendah 1 Mbps
Jaringan LAN sudah ada dengan memakai Switch Hub 10/100/1000 Mb/s dengan kuantitas port sesuai dengan total komputer pada setiap server.
Masing-masing server wajib memiliki switch sendiri (tidak dicampur dengan server lainnya).
Semoga review ini bisa bermanfaat bagi kita semua terutama dalam penyelenggaraan ujian UNBK Tahun Pelajaran 2018.
Komentar
Posting Komentar